Kemungkinan saling menunggu, sehingga tidak mencerminkan makna Pancasila.


Tangerang, TANGRAYANEWS.COM.

Kurangnya kepala Desa tanamkan makna Pancasila ke pada masyarakatnya, pada hal Pancasila di peratekan akan membuahkan hasil yang baik.

Jangan-jangan saling menunggu, sehingga pekerjaan yang harus di tangani Dinas, kades tak mau mengerjakan

 Sehingga sampah dan di buang warga di kali, bahu jalan dan sebagainya. Ini cermin tidak menunjukan makna Pancasila.

Seperti Desa Pakualam Kecamatan Pakuhaji Kab Tangerang, sampah dan rumput sepanjang irigasi tidak tertata.

Sampah berserakan,vdi depan kali, di bahu jalan irigasi dan bahkan jatuh ke kali sehingga munsin hujan banjir dan berbauk sampah.

Pada hal jika kades Pakualam berjiwa Pancasila, setidaknya setiap bulan sekali saja gotong royong mungkin kali kresek dan Pakualam bersih dari sampah.

“Pada hal ada namanya jumsih program bupati Tangerang tidak di jalankan”, ujarnya Rafi Ardian warga setempat.

Merut dia, bahwa program jumsih bisa saja di lakukan oleh kades bersama RT/RW, setidaknya lingkungan bersih dari sampah.

(Rendi)

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f