mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Media Posbanten.com Gelar Bukber dan Santunan Yatim di Karawaci, Tegaskan Peran Pers dalam Membangun Kepedulian Sosial Ramadan


TANGERANG, tangrayanews.com
Bulan suci Ramadan kerap dimaknai tidak hanya sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang sosial untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Dimensi tersebut tercermin dalam kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Rumah Redaksi Media Posbanten.com di wilayah Kelurahan Sumur Pacing, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (7/3/2026).

Mengusung tema Tebarkan Kebahagiaan dengan Silaturahmi Meraih Berkah Ramadan 1447 H, kegiatan tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai manifestasi konkret dari nilai filantropi sosial yang telah lama mengakar dalam tradisi religius masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, institusi media berupaya memperluas peran sosialnya dengan menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam kegiatannya, puluhan anak yatim, dhuafa, serta santri dari lingkungan sekitar menerima santunan berupa paket bingkisan kebutuhan pokok, bantuan uang tunai, serta hidangan berbuka puasa bersama. Kehadiran para penerima manfaat tidak hanya mempertegas dimensi kepedulian sosial dari kegiatan tersebut, tetapi juga mencerminkan upaya untuk memperluas akses kebahagiaan dan keberkahan Ramadan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Pimpinan Redaksi Posbanten.com, Deni Setiawan, yang akrab disapa Galang, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda sosial perdana yang diinisiasi oleh rumah redaksi yang ia pimpin. Menurutnya, gagasan tersebut lahir dari kesadaran bahwa lembaga media tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memegang peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Pada awalnya kegiatan ini dirancang secara sederhana dan berskala kecil. Namun setelah melihat berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh rekan-rekan di Kota Tangerang, kami merasa terpanggil untuk memperluas kegiatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi lintas elemen, mulai dari insan pers, relasi media, tokoh masyarakat, hingga para donatur yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurut Galang, proses penyelenggaraan kegiatan ini bahkan berawal dari inisiatif pribadi untuk mencari dukungan pendanaan. Namun seiring berjalannya waktu, dukungan dari berbagai pihak terus mengalir sehingga kegiatan yang semula dirancang secara sederhana berkembang menjadi agenda sosial yang lebih luas dan terorganisasi.

“Awalnya saya berpikir untuk mencari anggaran sendiri agar kegiatan ini bisa terlaksana. Namun alhamdulillah banyak rekan wartawan serta relasi yang ikut membantu. Bahkan Ketua Karang Taruna Kelurahan Sumur Pacing, Bang Yudi, juga turun langsung mendukung jalannya kegiatan ini,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Kiyai Rahmat. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memaknai Ramadan sebagai momentum spiritual untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk saling membantu sesama.

“Ramadan adalah momentum untuk menebarkan kebahagiaan, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan. Nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” Kata Kiyai Rahmat.

Dalam kegiatannya, sekitar  38 anak yatim menerima santunan. Galang menyampaikan apresiasi kepada para donatur, rekan-rekan media, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai bahwa kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat lokal.

“Alhamdulillah dalam kegiatan ini kami dapat menyantuni sekitar 38 anak. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, rekan-rekan media, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Lebih jauh, Galang menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya dilaksanakan pada momentum Ramadan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang institusi media dalam menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik sebagai fondasi utama dalam menjalankan peran media sebagai salah satu pilar demokrasi.
“Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa berkembang menjadi lebih besar lagi. Sebagai media, kami juga berkomitmen untuk terus menghadirkan pemberitaan yang aktual, terpercaya, dan konstruktif bagi masyarakat, khususnya di Kota Tangerang dan wilayah Banten,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan tokoh masyarakat, mulai dari pimpinan redaksi sejumlah media, Ketua Gerakan Indonesia Anti Slander (GIAS), tokoh lingkungan, Ketua RW, hingga Ketua Karang Taruna Kelurahan Sumur Pacing.

Bagi para penerima manfaat, kegiatan tersebut menghadirkan kebahagiaan tersendiri di tengah suasana Ramadan. Salah seorang anak yatim penerima santunan, Rahma, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh para donatur.

“Alhamdulillah dapat nasi box untuk berbuka, dapat bingkisan juga, dan uang santunan. Terima kasih kepada semua yang sudah berbagi,” ujarnya.

Rahma juga berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Acaranya bagus. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus diadakan setiap Ramadan,” ucap Rahma dengan kepolosannya.

Lebih dari sekadar kegiatan berbagi, agenda buka puasa bersama dan santunan tersebut menunjukkan bahwa peran media tidak semata-mata terbatas pada fungsi produksi dan distribusi informasi, tetapi juga dapat bertransformasi menjadi katalisator gerakan sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, serta kohesi sosial dalam kehidupan masyarakat.

 

 

 

Red

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f