mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Warga Binaan Lapas Cilegon Persembahkan Karya Seni Publik dalam Momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI


CILEGON BANTEN, tangrayanews.com
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, menggelar pentas seni publik yang melibatkan Lagoon Band, grup musik yang terdiri dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), di Mall Ramayana Cilegon, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pengunjung mall yang tampak antusias menyaksikan penampilan kreatif warga binaan, di bawah pengawasan ketat dan protokol pengamanan yang profesional. Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga merepresentasikan hasil pembinaan berbasis pendekatan humanis, edukatif, dan produktif yang dilaksanakan di Lapas Cilegon.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Margono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan manifestasi konkret dari keberhasilan program pembinaan kepribadian dan keterampilan yang dirancang untuk mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.

“Penampilan Lagoon Band hari ini merupakan hasil nyata pembinaan yang kami jalankan. Seni dan musik menjadi medium yang efektif dalam membentuk karakter positif, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan motivasi bagi warga binaan. Ini juga menjadi sarana edukasi publik bahwa Lapas bukan semata tempat hukuman, tetapi juga ruang pembinaan menuju pemulihan sosial,” kata Margono.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan prosedur keamanan yang ketat, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab, guna memastikan kelancaran serta keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengunjung mall.

Kegiatan pentas seni ini sejalan dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan modern yang mengedepankan pembinaan berbasis hak asasi manusia, pendekatan restoratif, serta penguatan kapasitas individu warga binaan.

Melalui penampilan musik yang komunikatif dan sarat makna, masyarakat dapat melihat bahwa program pembinaan di Lapas Cilegon bukan hanya berorientasi pada kedisiplinan dan tata tertib, tetapi juga pengembangan bakat, minat, dan potensi kreatif yang bermanfaat pasca menjalani masa pidana.

Penampilan Lagoon Band mendapat respon positif dari pengunjung mall, yang memberikan apresiasi atas kemampuan bermusik warga binaan serta makna simbolik dari penampilan tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pemulihan.

Kegiatan ini juga memperkuat narasi publik bahwa stigmatisasi terhadap narapidana harus dikikis, dan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung kembalinya warga binaan sebagai bagian dari komunitas yang konstruktif dan produktif.

 

 

Rhm/Emak Eva

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f