mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

RW 07 Kelurahan Babakan Gelar Jalan Sehat Keluarga Merdeka: Wujudkan Semangat 80 Tahun Kemerdekaan, Perkuat Kerukunan dan Nilai Pancasila


TANGERANG, tangrayanews.com
Dalam rangka memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, RW 07 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat Keluarga Merdeka yang Bertempat di Halaman Cluster Bavaria, Perumahan Modernland, kegiatan ini mengusung tema Dengan Semangat Juang 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia,Ciptakan Hidup Rukun dan Berpancasila.Minggu (31/08/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang afirmatif yang mendorong partisipasi masyarakat dalam memperkuat kohesi sosial dan menginternalisasi kembali nilai-nilai luhur kebangsaan di tengah tantangan era kontemporer. Melibatkan ratusan peserta lintas usia, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana reflektif dalam mempererat silaturahmi, membangun semangat gotong royong, serta meneguhkan kembali idealisme kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis.

Ketua RT 05 sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, H. Win Warsono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan jalan sehat ini merupakan respons terhadap instruksi nasional dalam memperingati HUT ke-80 RI secara partisipatif dan bermakna.

“Meskipun kita berada dalam kondisi sosial dan ekonomi yang penuh tantangan, RW 07 tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan semangat efisiensi dan kebersamaan. Doorprize dan sembako yang dibagikan merupakan kontribusi dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” singkatnya.

Jalan sehat dimulai dari pintu gerbang Cluster Bavaria, menyusuri rute sejauh kurang lebih 1,5 kilometer melewati Lampu Merah Pelangi dan Kawasan Ruko Modernland, lalu kembali ke titik awal. Selain sebagai aktivitas fisik yang menyehatkan, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pembangunan modal sosial (social capital) yang memperkuat interaksi antarwarga serta meningkatkan rasa kepemilikan terhadap komunitas lokal.

Ketua RW 07, Deny Sukirman, dalam pidatonya menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman disinformasi serta polarisasi sosial yang kian marak.

“Hidup kudu akur. Jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan luar. Kita harus saling mendukung, menjauhkan iri dan dengki, serta membangun lingkungan yang kondusif bagi generasi mendatang,” jelasnya dengan penuh semangat kebangsaan.

Lebih lanjut, Deny menyatakan bahwa kehidupan bermasyarakat di era modern menuntut penguatan nilai-nilai lokal seperti musyawarah, toleransi, dan gotong royong sebagai bagian integral dari identitas kebangsaan yang bersumber dari Pancasila.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan lintas sektor. Pemerintah Kota Tangerang yang turut memberikan asistensi administratif dan moral, sementara pihak swasta juga hadir sebagai sponsor kegiatan, antara lain:

● POMO (Ayam Tawaf), pelaku
usaha lokal yang berkomitmen
terhadap pemberdayaan
masyarakat, dan

● TA Nur Muthmainnah Tour &
Travel, mitra perjalanan yang
aktif dalam inisiatif
sosial-edukatif di wilayah
Tangerang.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara komunitas warga, pemerintah, dan sektor swasta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan komunitas yang inklusif, resilien, dan berorientasi pada nilai-nilai Pancasila.

Acara ditutup dengan sesi pembagian doorprize, hiburan rakyat, dan foto bersama seluruh peserta. Hadiah utama berupa sepeda listrik berhasil dimenangkan oleh Al Rasyid, seorang pelajar dari warga RT 01. Dengan wajah sumringah, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya:

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak RW 07. Berkat acara ini saya bisa mendapatkan sepeda listrik. Semoga HUT RI tahun depan lebih meriah lagi,” ujarnya dengan penuh kegembiraan.

Kegiatan Jalan Sehat Keluarga Merdeka bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan simbolisasi nyata dari upaya kolektif masyarakat dalam mewujudkan ruang sosial yang sehat, inklusif, dan transformatif. Melalui kegiatan ini, RW 07 Kelurahan Babakan menunjukkan bahwa pembangunan nasional yang berkelanjutan harus dimulai dari tingkat akar rumput, di mana masyarakat berperan aktif sebagai subjek, bukan sekadar objek pembangunan.

Momentum ini mewujudkan semangat kemerdekaan yang tidak hanya dikenang secara simbolik, tetapi juga dapat diimplementasikan melalui tindakan-tindakan sederhana namun bermakna yang berpijak pada prinsip persatuan, toleransi, dan nilai luhur Pancasila.

 

Rohim

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f