PWI Banten Berikan Kopi Leuit Baduy Sebagai Hadiah Kemenangan Cak Munir di Kongres PWI Pusat
BEKASI, tangrayanews.com
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten memberikan apresiasi berupa cinderamata kepada Ahmad Munir yang terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dalam Kongres Persatuan PWI yang digelar di Hotel Antero, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Cinderamata tersebut berupa satu ball kopi bubuk Leuit Baduy, produk kopi asli hasil kerajinan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Lebak, Banten.Sabtu, (30/08/2025).
Penyerahan simbolis cinderamata ini dilakukan oleh Ketua PWI Banten,Rian Nopandra yang turut didampingi sejumlah pengurus PWI Banten dan PWI kabupaten/kota, di antaranya Fahdi Khalid (Sekretaris PWI Banten), Andrea (Ketua PWI Kabupaten Serang), R. Herwanto (Ketua PWI Kota Tangerang), dan Fairus (Sekretaris PWI Kota Tangerang).
Menurut Rian, pemberian kopi Leuit Baduy ini bukan hanya sebagai hadiah, melainkan sebagai simbol penting dari kepemimpinan yang segar dan penuh perhatian. “Kopi ini kami berikan sebagai hadiah kemenangan Cak Munir dalam Kongres Persatuan, sekaligus sebagai simbol agar Cak Munir selalu segar dan siap menjalankan roda organisasi dengan penuh ketelitian sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI,” ucapnya.
Kopi Leuit Baduy yang telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, memiliki makna mendalam bagi PWI Banten. Rian menambahkan bahwa pemberian kopi ini juga menjadi tanda keyakinan kuat dari PWI Banten bahwa Ahmad Munir akan berhasil memenangkan pemilihan Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan.
“Kami sudah mempersiapkan hadiah ini sejak awal, karena kami yakin Cak Munir akan memenangkan kontestasi pemilihan Ketua Umum PWI Pusat. Kopi Leuit Baduy adalah simbol dari harapan kami agar Cak Munir dapat memimpin dengan cermat dan penuh dedikasi,” kata Rian.
Ketua Umum terpilih Ahmad Munir, yang akrab disapa Cak Munir, menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh PWI Banten. Ia menyatakan bahwa pemberian cinderamata tersebut memiliki makna yang sangat berarti dalam mendukung langkah-langkah kepemimpinannya ke depan.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk PWI Banten atas cinderamata yang sangat berharga. Ini bukan hanya sekadar hadiah, tetapi juga sebuah simbol dukungan dan kepercayaan yang luar biasa. Semoga saya dapat memimpin PWI Pusat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan seluruh anggota,” tutur Cak Munir dengan penuh rasa syukur.
Cak Munir berhasil terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat setelah memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung sengit pada Kongres Persatuan PWI. Dalam hasil pemilihan, Cak Munir meraih 52 suara, sementara rivalnya, Hendry Ch. Bangun, memperoleh 35 suara.
Kepercayaan besar yang diberikan oleh PWI Banten terhadap Cak Munir dapat mencerminkan harapan tinggi akan kemajuan organisasi wartawan terbesar di negeri tercinta ini. Cak Munir, yang telah berpengalaman di dunia jurnalistik dan organisasi, diharapkan mampu membawa PWI ke arah yang lebih profesional dan adaptif dengan dinamika dunia pers.
Pemberian cinderamata berupa kopi Leuit Baduy ini mengandung pesan kuat untuk seluruh anggota PWI, yaitu pentingnya kesehatan mental dan kewaspadaan dalam menjalankan peran sebagai pemimpin organisasi. Sebagaimana kopi yang memerlukan ketelitian dan kesegaran dalam proses pembuatannya, demikian pula organisasi PWI membutuhkan kepemimpinan yang cermat, teliti, dan penuh dedikasi.
Melalui acara ini, PWI Banten tidak hanya menegaskan komitmennya dalam mendukung kepemimpinan Cak Munir, tetapi juga memperlihatkan kesatuan visi dalam membawa organisasi PWI ke masa depan yang lebih baik.
Editor: Rohim








