Polres Metro Tangerang Kota Ngopi Kamtibmas di Neglasari: Sinergi Polisi dan Masyarakat Wujudkan Keamanan Terpadu
TANGERANG, tangrayanews.com
Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota menyelenggarakan kegiatan Ngopi Kamtibmas sebagai implementasi program Kapolda Metro Jaya Jaga Jakarta++, yang menitikberatkan pada penguatan komunikasi, kolaborasi, dan partisipasi publik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Acara yang berlangsung di Balai Warga RW 05, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari ini dihadiri lebih dari 70 peserta dari berbagai unsur, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimcam, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., hadir langsung didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Neglasari, serta jajaran lainnya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa forum Ngopi Kamtibmas bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan ruang dialog yang strategis untuk memperkuat ikatan emosional antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
“Polisi harus hadir secara nyata di tengah masyarakat. Ngopi Kamtibmas adalah instrumen yang memungkinkan terjalinnya komunikasi setara, tanpa jarak, sehingga aspirasi warga dapat diserap secara langsung dan ditindaklanjuti secara efektif,” ungkap Kombes Jauhari.
Lebih lanjut, Kapolres menyoroti tantangan aktual berupa meningkatnya fenomena tawuran remaja, yang dinilai berimplikasi serius terhadap stabilitas sosial dan keamanan publik. Menurutnya, kompleksitas kejahatan dewasa ini tidak dapat ditangani secara unilateral, melainkan menuntut kolaborasi multi-pihak.
“Kami membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat – mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, ormas, hingga pemerintah daerah – dalam mengatasi permasalahan sosial yang berpotensi menimbulkan kerawanan,” tambahnya.
Camat Neglasari, Andhika Nugraha, S.STP, turut menegaskan bahwa Neglasari merupakan kawasan multikultural dengan keberagaman rumah ibadah, namun mampu menjaga harmoni sosial. Dengan jumlah penduduk lebih dari 170 ribu jiwa, ia menilai keberhasilan menciptakan iklim kondusif di wilayah tersebut adalah buah dari kolaborasi lintas-elemen masyarakat.
Dalam sesi diskusi terbuka, warga menyampaikan sejumlah isu krusial, seperti peredaran minuman keras, praktik pinjaman online ilegal, serta maraknya tawuran remaja. Kapolres merespons secara tegas, menegaskan komitmen kepolisian dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran miras dan narkoba, sembari menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi melalui layanan pengaduan resmi.
“Segera laporkan apabila mengetahui lokasi penjualan miras atau narkoba. Kami menyediakan call center 110 serta layanan aduan bebas pulsa melalui WhatsApp di nomor 0822-1111-0110. Kolaborasi kepolisian dan masyarakat adalah kunci keberhasilan penegakan hukum yang humanis sekaligus tegas,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sistem keamanan lingkungan, Polres Metro Tangerang Kota menyerahkan bantuan berupa kentongan dan paket bantuan sosial untuk mendukung keberlangsungan kegiatan siskamling warga. Acara ditutup dengan foto bersama serta pengecekan Poskamling Sigacor RT 01/05 Mekarsari sebagai simbol kesiapsiagaan masyarakat.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas di Neglasari merefleksikan paradigma baru kepolisian yang berbasis community policing, di mana sinergi, transparansi, dan partisipasi publik menjadi faktor determinan dalam menciptakan keamanan berkelanjutan. Melalui interaksi yang humanis dan partisipatif, Polres Metro Tangerang Kota berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek perlindungan hukum, tetapi juga subjek yang aktif berperan dalam mewujudkan stabilitas sosial.
Editor: Rohim








