mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Polda Kalteng Pastikan Pengamanan Humanis dan Kondusif dalam Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa


PALANG RAYA, tangrayanews.com
Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan pendekatan profesional dan humanis dalam pengamanan kegiatan masyarakat. Hal ini tercermin dalam keberhasilan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah aliansi mahasiswa dan elemen Organisasi Cipayung Plus, yang berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Jl. S. Parman, Palangka Raya, pada Senin (1/9/2025).

Aksi tersebut secara langsung dikawal oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si., yang hadir didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, serta jajaran pejabat utama Polda, dan ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP.

Kapolda Kalteng menegaskan bahwa keterlibatan langsung dirinya dalam pengamanan aksi merupakan bagian dari implementasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

“Hari ini merupakan lanjutan dari aksi unjuk rasa yang sebelumnya telah digelar mahasiswa di depan Mapolda. Saya menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk keterbukaan, sekaligus tanggung jawab institusi terhadap aspirasi publik,” ujarnya.

Polda Kalteng, lanjutnya, berkomitmen menjalankan peran kepolisian secara proporsional dan profesional, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan, tetapi juga memastikan ruang demokrasi berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam pengawalan aksi ini,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh personel yang terlibat diberikan arahan untuk mengedepankan komunikasi persuasif, pendekatan non-represif, serta disiplin dalam bertindak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan aksi massa.

Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga suasana aksi tetap kondusif, tanpa adanya eskalasi atau potensi konflik yang merugikan.

“Dengan pendekatan yang dialogis, kami mampu meminimalisir potensi gesekan dan tetap menjaga relasi konstruktif antara aparat keamanan dan para demonstran. Ini adalah bentuk nyata Polri Presisi dalam praktik,” tegasnya.

Iwan juga menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi yang solid antara Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah, yang turut serta dalam pengamanan kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kalimantan Tengah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh personel yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, serta kepada para peserta aksi yang telah menunjukkan sikap dewasa dan bertanggung jawab dalam menyampaikan aspirasi mereka,” ucapnya.

Menutup keterangannya, Kapolda Kalteng mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan kelompok mahasiswa, untuk terus menjadi mitra strategis dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat, serta menjaga ketertiban umum sebagai tanggung jawab kolektif.

“Polri akan terus berdiri sebagai penjaga demokrasi dan penegak hukum yang humanis. Mari kita rawat bersama ruang-ruang dialog, bukan dengan kekerasan, tetapi dengan kesadaran berkonstitusi,” tutupnya.

 

Rhm

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f