Pastikan Logistik dan Keamanan, Kapolda Metro Jaya–Pangdam Jaya Sambangi Pengungsian Banjir di Jakarta Utara
JAKARTA, tangrayanews.com
Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia memastikan penanganan korban banjir di wilayah Jakarta Utara berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi ke lokasi pengungsian banjir di Rumah Susun (Rusun) Embrio, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) malam.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak banjir memperoleh pelayanan dasar secara optimal, mulai dari pemenuhan kebutuhan logistik, jaminan keamanan, hingga layanan kesehatan dan perlindungan kelompok rentan, khususnya anak-anak dan lansia.
Setibanya di lokasi, Kapolda dan Pangdam disambut jajaran Musyawarah Pimpinan Kota (Muspiko) Jakarta Utara, unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, serta tokoh masyarakat setempat. Kedua pimpinan TNI–Polri tersebut kemudian meninjau langsung kondisi hunian sementara pengungsi sekaligus berdialog dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta kebutuhan riil di lapangan.
“Polri bersama TNI hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa penanganan pengungsi berjalan dengan baik dan manusiawi. Negara tidak boleh absen dalam situasi darurat seperti ini. Seluruh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari logistik, keamanan, hingga kesehatan, harus terpenuhi secara layak,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri di sela-sela peninjauan.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 643 warga terdampak banjir tercatat mengungsi di Rusun Embrio akibat genangan air yang merendam kawasan permukiman di Kelurahan Semper Barat. Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya menyerahkan 250 paket bantuan sembako kepada para pengungsi. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, kopi, roti, serta teh celup.
Tidak hanya menyerahkan bantuan logistik, Kapolda dan Pangdam juga menyempatkan diri menyapa langsung para pengungsi, termasuk anak-anak. Keduanya terlihat berinteraksi hangat dengan membagikan cokelat kepada anak-anak sebagai upaya memberikan dukungan psikososial dan mengurangi beban trauma selama berada di pengungsian.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana, baik pada fase tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana.
“TNI siap mendukung penuh setiap upaya kemanusiaan. Kami memastikan seluruh sumber daya yang dimiliki dapat dimobilisasi untuk membantu masyarakat, termasuk menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar pengungsi selama masa darurat,” kata Deddy.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, serta jajaran TNI dan Polri wilayah Cilincing.
Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah ini menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi krisis, sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk memberikan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan serta martabat masyarakat terdampak bencana.
Red








