Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini: Pelepasan Siswa Angkatan ke-22 RA Permata Hati Rabbani dan Komitmen Pendidikan Gratis bagi Masyarakat
TANGERANG, tangrayanews.com
Raudhatul Athfal (RA) Permata Hati Rabbani, sebuah lembaga pendidikan formal di bawah naungan yayasan yang memiliki izin operasional dengan Nomor: 8742/kW.28.02.05/PP.07/12/2012, menyelenggarakan acara pelepasan siswa angkatan ke-22. Kegiatan ini berlangsung di Aula Yayasan Jalan Gempol Raya RT 04 01 Kelurahan Kunciran kecamatan pinang kota Tangerang.dihadiri oleh seluruh wali murid sebagai wujud apresiasi terhadap perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
Dalam tahun ajaran 2024, RA Permata Hati Rabbani berhasil meluluskan 27 siswa, sementara untuk tahun ajaran 2025/2026 telah menerima 31 peserta didik baru. Penerimaan siswa baru yang akan dibuka pendaftaraanya pada Bulan Mei sampai dengan 15 juli 2025.Ketua Yayasan, H. Rusmin Nuryadin Ab., menegaskan bahwa seluruh siswa dibebaskan dari biaya pembangunan serta uang pangkal sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen kami dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal, RA Permata Hati Rabbani juga menyediakan fasilitas antar-jemput siswa, guna memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan mereka ke sekolah. Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap para peserta didik dapat fokus belajar tanpa kendala transportasi, sehingga proses pendidikan berlangsung dengan lebih efektif dan menyenangkan.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini,insya Allah saya prioritaskan Untuk anak yatim piatu, dan keluarga yang kurang mampu saya bebaskan dari infaq bulanan dan seragam sekolah, serta antar jemput siswa” imbuhnya,Sabtu (14/6/2025).
Lebih lanjut, kebijakan pembebasan biaya pendidikan ini tidak hanya berlaku bagi seluruh siswa secara umum, tetapi juga diberikan secara khusus kepada anak yatim serta keluarga yang berasal dari kelompok ekonomi kurang mampu. Dalam upaya memperluas kesempatan pendidikan, yayasan juga membebaskan mereka dari kewajiban membayar infaq bulanan serta biaya seragam sekolah. Dengan adanya kebijakan ini, yayasan berharap dapat menciptakan akses pendidikan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas.
Kepala Sekolah RA Permata Hati Rabbani, Hanifah Hoerul Amin, S.Art., S.Pd., memaparkan, komitmen lembaga dalam menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan pada regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan keterampilan sosial, serta pengembangan nilai-nilai moral dan religius bagi peserta didik.
“Sebagai institusi pendidikan formal, kami senantiasa memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran yang kami terapkan mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Hal ini kami lakukan agar standar pendidikan yang diberikan tidak hanya memenuhi aspek akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moral, sosial, dan keagamaan bagi para peserta didik. Dengan demikian, kami berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan berkualitas, sebagai fondasi yang kuat bagi masa depan anak-anak didik kami.” terangnya.
Dalam konteks pendidikan anak usia dini, pendekatan pembelajaran yang diberikan di RA Permata Hati Rabbani dirancang untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan intelektual, emosional, dan psikososial anak-anak. Metode pembelajaran yang diterapkan berfokus pada interaksi aktif antara siswa dengan guru serta pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif guna meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar.
Menurut Afitria Hayatunnupus, S.Psi., S.Pd., yang berperan sebagai guru sekaligus psikolog, pendidikan anak usia dini memiliki signifikansi yang sangat besar dalam membentuk dasar perkembangan akademik dan sosial anak-anak. “Dalam fase ini, anak-anak membutuhkan pendekatan yang berorientasi pada stimulasi kognitif, peningkatan keterampilan komunikasi, serta penguatan nilai-nilai disiplin dan kemandirian,” tambahnya
Oleh karena itu, tenaga pengajar di RA Permata Hati Rabbani memiliki peran strategis dalam membangun sistem pembelajaran yang berbasis pada pendekatan psikologis dan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Dengan jumlah tenaga pendidik sebanyak enam orang, sekolah berupaya untuk menghadirkan proses pembelajaran yang efektif dan adaptif terhadap perkembangan anak-anak.
Dengan adanya dukungan dari yayasan dan tenaga pengajar yang berdedikasi, RA Permata Hati Rabbani terus berupaya memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pembelajaran berkualitas tanpa hambatan finansial. Kebijakan pendidikan gratis serta penerapan kurikulum yang berbasis pada standar nasional menjadi langkah konkret dalam memastikan bahwa seluruh peserta didik mendapatkan fondasi pendidikan yang kuat untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Melalui penyelenggaraan acara pelepasan siswa angkatan ke-22 ini, RA Permata Hati Rabbani menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berbasis pada nilai-nilai keilmuan serta moralitas. Dengan harapan bahwa kebijakan pendidikan gratis yang diimplementasikan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, yayasan terus berupaya untuk mempertahankan serta meningkatkan standar pendidikan guna mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Rohim








