mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kapolri Sambang Petang Bersama Ustadz Abdul Somad di Pekanbaru: Komitmen Polri dalam Memperkuat Kamtibmas dan Dialog Lintas Komunitas


PEKAN BARU, RIAU, Tangrayanews.com,
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melaksanakan kegiatan bertajuk Sambang Petang di Pondok Pesantren Nurul Azhar yang dikelola oleh Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), bertempat di Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat sinergi sosial-kultural dengan masyarakat, khususnya dalam membangun stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang inklusif dan partisipatif, Sabtu (12/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat utama Mabes Polri, antara lain Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol. Anwar, Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Kapolda Riau Irjen Pol. Hery Heryawan. Turut hadir pula Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, dan tokoh ulama nasional sekaligus Dewan Pembina YTWU, Ustaz H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.

Selain bersilaturahmi dengan tokoh agama, Jenderal Sigit juga berkesempatan berdialog dengan akademisi dan intelektual publik, Dr. Rocky Gerung. Kehadiran para tokoh dari beragam latar belakang ini mencerminkan komitmen Polri untuk menjalin hubungan sosial yang inklusif dan membangun jembatan komunikasi yang konstruktif lintas profesi dan komunitas.

> “Kami sangat bersyukur dan merasa gembira dapat bersilaturahmi dengan para sahabat dan saudara dari berbagai latar belakang. Seperti yang disampaikan oleh Bang Rocky, bahwa ‘musuh satu terlalu banyak, teman seribu masih kurang’. Maka pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring persahabatan yang bermakna,” ujar Jenderal Sigit pada para awak media.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan sikap terbuka Polri terhadap kritik sebagai elemen penting dalam proses perbaikan institusional. Ia menyampaikan bahwa kritik publik, baik dalam bentuk formal maupun melalui media sosial, merupakan refleksi dari harapan masyarakat terhadap Polri dan menjadi masukan berharga dalam proses evaluasi serta reformasi internal.

> “Kami menyadari bahwa institusi Polri masih memiliki banyak aspek yang perlu diperbaiki. Kritik merupakan cerminan dari kepedulian publik yang kami sambut baik. Saya pribadi bahkan kerap melihat konten di media sosial seperti TikTok dan tersenyum sendiri karena di balik kritik itu ada harapan untuk kami menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Dalam rangka memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab institusional terhadap masyarakat, Jenderal Sigit juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial berupa 200 paket santunan kepada santri dan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di sekitar pesantren. Paket tersebut berisi perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, alat tulis, penghapus, penggaris, dan pensil warna.

Kegiatan ini diakhiri dengan jamuan makan malam khas Melayu yang disajikan di ruang makan asrama Pesantren Nurul Azhar, sebagai bagian dari bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal dan penguatan budaya silaturahmi.

> “Semoga pertemuan sore ini menjadi awal dari keterikatan hati dan komitmen bersama untuk terus berkontribusi positif bagi negeri tercinta, Indonesia,” tutup Kapolri.

Red

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f