mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Jenderal Listyo Sigit: Polri Terbuka Terhadap Kritik, Evaluasi Jadi Fondasi Bangun Pelayanan Humanis


Jakarta, tangrayanews.com
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang terbuka dan tidak antikritik. Korps Bhayangkara, menurutnya, selalu memandang kritik, saran, dan masukan publik sebagai bagian penting dari proses pembelajaran institusional menuju Polri yang semakin profesional, humanis, dan dicintai rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan dalam ajang Kompolnas Award 2025, yang digelar di Hotel Merlyn Park, KH. Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/10/2025).

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata bahwa Polri adalah institusi yang terbuka dan tidak antikritik. Setiap masukan dan saran kami jadikan sarana evaluasi untuk memperbaiki diri,” ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya.

Kapolri menegaskan, penghargaan Kompolnas Award bukan sekadar bentuk apresiasi seremonial, melainkan menjadi instrumen untuk mendorong transformasi kinerja dan etika pelayanan publik di tubuh Polri. Ia menekankan agar penghargaan tersebut dijadikan pemacu semangat bagi seluruh personel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

“Bagi para penerima penghargaan, jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus mempersembahkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sedangkan bagi yang belum terpilih, segera lakukan refleksi dan evaluasi diri. Tunjukkan komitmen untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat kemitraan strategis dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai mitra pengawas eksternal yang berperan penting dalam proses pembenahan institusional. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai akuntabilitas, transparansi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) dalam setiap lini pelayanan kepolisian.

“Kemitraan antara Polri dan Kompolnas harus terus diperkuat, agar bersama-sama kita dapat mewujudkan Polri yang humanis, menjunjung tinggi HAM, serta semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat,” tutup Kapolri.

Melalui semangat evaluasi berkelanjutan ini, Polri berupaya menghadirkan paradigma kepemimpinan modern yang terbuka terhadap kritik, adaptif terhadap perubahan sosial, serta berorientasi pada peningkatan trust publik. Dengan demikian, Polri bukan hanya menjadi institusi penegak hukum, melainkan juga agen pelayanan sosial yang berperan aktif dalam menjaga harmoni dan keadilan bagi seluruh warga negara.

 

 

Rohim

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f