mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional, H. Rusdi Saleh, SH.,MH: Jangan Mau Diadu Domba, Kita Semua Bersaudara


TANGERANG, tangrayanews.com
Menyikapi perkembangan sosial politik yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, terutama potensi perpecahan akibat disinformasi dan agenda provokatif, tokoh masyarakat sekaligus praktisi hukum, H. Rusdi Saleh, SH., MH, mengeluarkan imbauan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban umum, memperkuat semangat toleransi, serta menolak segala bentuk tindakan anarkis dan sektarian.

Dalam pernyataannya, H. Rusdi Saleh menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk menyuarakan pendapat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa bentuk-bentuk penyampaian aspirasi harus tetap berada dalam koridor hukum dan etika publik, serta tidak mencederai nilai-nilai persatuan dan kemanusiaan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang, untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan sempit dan tidak bertanggung jawab. Setiap persoalan yang muncul sebaiknya diselesaikan melalui jalur konstitusional, bukan melalui tindakan anarkis yang justru menambah beban sosial dan kerugian kolektif,” terangnya,Minggu(31/08/2025).

Lebih lanjut, Rusdi Saleh menyebut bahwa salah satu pemicu meningkatnya ketegangan sosial adalah kebijakan publik yang tidak berkeadilan serta perilaku sebagian elit politik yang dinilai mencederai amanat rakyat. Namun ia menggarisbawahi bahwa kekecewaan tersebut tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menyerang kelompok etnis atau agama tertentu.

“Kami memahami adanya kekecewaan terhadap kebijakan-kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Tapi harus diingat, jangan sampai sentimen ini berkembang menjadi kebencian terhadap kelompok etnis atau agama lain. Jangan mau diadu domba, apalagi sampai membenturkan masyarakat dengan aparat keamanan atau etnis tertentu seperti saudara-saudara kita dari komunitas Tionghoa,” tegasnya.

H. Rusdi juga mengingatkan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan dengan menjaga relasi sosial yang harmonis di tengah kemajemukan Indonesia. Ia menilai bahwa menjaga toleransi antarumat beragama, antar-etnis, dan antar-golongan merupakan wujud konkret dalam merawat keutuhan bangsa.

“Kita hidup dalam keberagaman. Indonesia dibangun atas fondasi persatuan dalam perbedaan. Oleh karena itu, mari kita jaga toleransi dan rasa saling menghormati. Jangan biarkan provokasi dan adu domba memecah belah kita. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” tuturnya.

Sebagai praktisi hukum, H. Rusdi Saleh juga menekankan pentingnya menjalankan demokrasi secara bertanggung jawab. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus diiringi dengan etika, nalar sehat, dan kepatuhan terhadap hukum. Demokrasi tanpa kendali moral hanya akan menghasilkan instabilitas yang merugikan rakyat itu sendiri.

“Kebebasan tidak boleh menjadi alat untuk menyebar kebencian. Kita membutuhkan aspirasi yang cerdas dan etis, bukan destruktif. Aspirasi rakyat harus diarahkan untuk perbaikan, bukan perpecahan,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya,Rusdi Saleh menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya persatuan nasional sebagai fondasi masa depan bangsa. Ia mengajak tokoh agama, pemuda, akademisi, dan media untuk menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.

“Saatnya kita berdiri di atas kepentingan bersama. Jangan mau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak tatanan sosial. Kita jaga Kota Tangerang, kita jaga Indonesia. Kita kuat karena kita bersatu,” tutupnya.

 

Rohim

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f