mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

HMTN MP Dorong Kolaborasi BRIN Kembangkan Teknologi Energi dari Sampah


JAKARTA, tangrayanews.com
Ketua Umum Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP), Asril Naska, didampingi Bendahara Umum Afri, melakukan audiensi dengan Ir. Surat Indrijarso Soemarjo, Ph.D., AMRP, Tenaga Ahli Utama Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di kantor BRIN, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi pengembangan teknologi pengolahan sampah canggih dan ramah lingkungan yang diinisiasi oleh investor mitra HMTN MP, Pada Selasa 28/10/2025

Dalam pertemuan itu, Datok Sri Paduka Alber memaparkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik tanpa asap dan tanpa residu, dengan kemampuan menghasilkan energi hingga 750 MW per ton sampah. Teknologi tersebut diklaim mampu mengolah hingga 100 ton sampah per hari, tanpa perlu proses pemilahan antara sampah basah, kering, maupun plastik.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Surat Indrijarso Soemarjo menyatakan ketertarikannya dan menegaskan perlunya pertemuan lanjutan dengan tim ahli teknologi dari pihak investor dalam waktu dekat.

“Secara konseptual, teknologi ini terlihat mutakhir dan memiliki keunggulan dibanding sistem pengolahan sampah konvensional. Kami akan menjadwalkan pembahasan lanjutan bersama para pakar untuk menilai kelayakan dan keunggulannya secara ilmiah,” ujar Surat Indrijarso.

Asril Naska menyampaikan harapannya agar teknologi tersebut dapat segera diimplementasikan di Indonesia. Menurutnya, teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang tengah serius mengembangkan sumber energi alternatif berbasis limbah untuk mengatasi permasalahan sampah nasional.

“Kami melihat peluang besar dalam penerapan teknologi ini sebagai solusi dua arah: mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks sekaligus menghasilkan energi listrik yang berkelanjutan,” tutur Asril.

Sebagai mitra strategis PT Arus Jayamandiri Internasional, HMTN MP telah mengajukan surat audiensi dan presentasi resmi kepada sejumlah kementerian terkait, antara lain Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pekerjaan Umum dan Infrastruktur, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah tersebut dimaksudkan untuk memperluas kerja sama lintas sektor dan mempercepat adopsi teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan sinergi antara lembaga riset nasional, pelaku industri, dan organisasi masyarakat, diharapkan teknologi ini dapat menjadi terobosan strategis dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan kemandirian energi nasional berbasis inovasi hijau.

Red

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f