Dinamika Suksesi Wakapolri: Komjen Pol Wahyu Widada Digadang Menjadi Calon Kuat
JAKARTA, tangrayanews.com
Proses regenerasi dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali mencuat ke permukaan, seiring dengan mendekatnya masa purna tugas Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Achmad Dofiri. Spekulasi mengenai sosok pengganti Wakapolri pun terus berkembang, menyita perhatian internal korps Bhayangkara maupun pengamat kepolisian.
Ketua Umum Forum Relawan Nasional (FRN) Counter Polri, Agus Flores, menyatakan optimismenya terhadap peluang Komjen Pol Wahyu Widada untuk mengisi posisi strategis sebagai Wakapolri. Dalam pernyataannya, Agus menekankan bahwa keputusan akhir merupakan prerogatif Kapolri, namun ia menilai bahwa sosok Wahyu Widada layak menjadi suksesor, mengingat rekam jejak dan integritasnya.
“Jika Komjen Wahyu Widada memperoleh kepercayaan untuk menjabat sebagai Wakapolri, maka peluang bagi kader dari angkatan lain, khususnya di luar Akpol ’91, akan semakin terbuka,” ujar Agus. Ia juga menyoroti kemungkinan rotasi di posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), yang menurutnya berpotensi diisi oleh perwira tinggi dari Akpol angkatan ’93 atau ’94.Minggu (15/6/2025).
Lebih lanjut, Agus menggarisbawahi pentingnya faktor eksternal dalam proses penunjukan ini, termasuk atensi dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam bidang penegakan hukum akan menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih Kabareskrim yang baru.
” Semuanya Preorogatif Kapolri, kalau saya sih Berharap Wahyu Widada Naik, Kita Lihat Juga Atensi Faktor X dari Pemerintah Presiden Prabowo, Karena Sosok Kabereskrim Mendukung Programnya Soal Penegakan Hukum,” tutur Sahabat Jendral ini.
Sementara itu, hingga saat ini Divisi Humas Polri yang dipimpin oleh Irjen Pol Sandi Nugroho belum memberikan keterangan resmi terkait siapa calon yang akan menduduki posisi Wakapolri, menggantikan Komjen Pol Achmad Dofiri.
Bulan Juni 2025 diprediksi akan menjadi momen yang menentukan bagi struktur kepemimpinan Polri. Di tengah dinamika yang penuh warna ini, institusi Polri diharapkan dapat terus menjaga profesionalisme, netralitas, dan komitmennya terhadap reformasi institusional dan pelayanan publik yang berintegritas.
Red








