Rapat Akhir Tahun, Boen Tek Bio Perkuat Fondasi Teguhkan Peran Budaya di Tangerang
TANGERANG, tangrayanews.com
Perkumpulan Boen Tek Bio menyelenggarakan Rapat Pengurus Lengkap pada Minggu, 7 Desember 2025, sebagai forum evaluasi tahunan sekaligus perumusan agenda besar menyongsong tahun 2026. Rapat yang berlangsung dalam suasana akrab namun tetap formal tersebut menjadi ruang konsolidasi penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus memastikan kesinambungan fungsi sosial-budaya Boen Tek Bio sebagai salah satu institusi tertua di Kota Tangerang.
Ketua Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko, dalam sambutan panjangnya menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan organisasi sepanjang 2025. Ia menegaskan bahwa Boen Tek Bio bukan sekadar rumah ibadah atau perkumpulan etnis, melainkan institusi budaya yang telah berusia ratusan tahun dan memiliki kontribusi historis dalam perkembangan sosial masyarakat Tangerang.
“Menjelang akhir tahun ini, kita harus memperkuat kembali fondasi organisasi. Boen Tek Bio adalah warisan budaya yang memancarkan nilai harmoni dan gotong royong. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kesinambungan tradisi, merawat toleransi, dan meningkatkan kontribusi sosial bagi masyarakat luas,” ujar Ruby.
Dalam penekanan lanjutannya, ia mendorong seluruh pengurus untuk bekerja lebih terstruktur dan profesional, terutama menghadapi berbagai agenda besar pada awal 2026. Transparansi, partisipasi generasi muda, dan tata kelola modern disebut sebagai pilar utama pembaruan organisasi.
“Saya berharap seluruh pengurus bergerak dengan satu napas. Kita harus membenahi administrasi, memperluas keterlibatan kaum muda, dan memastikan setiap program memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Boen Tek Bio memiliki kewajiban moral memperkuat jalinan sosial di Tangerang,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, pengurus memaparkan beberapa program besar yang akan menjadi fokus menjelang tutup tahun:
1. Program Bakti Sosial Akhir Tahun, Serangkaian kegiatan sosial akan digelar, meliputi pembagian paket sembako, santunan bagi keluarga pra-sejahtera, serta dukungan untuk sejumlah panti sosial. Aksi ini dijadwalkan berlangsung pada minggu terakhir Desember sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
2. Program Pelestarian Budaya Menjelang Tahun Baru dan Imlek 2026, Boen Tek Bio menyiapkan rangkaian kegiatan budaya yang bertujuan menghidupkan kembali tradisi sekaligus mengenalkan nilai leluhur kepada generasi muda. Program tersebut mencakup:
* Pertunjukan barongsai dan seni tradisi lainnya,
* Pemeliharaan area kelenteng dan situs budaya,
* Edukasi kebudayaan bagi komunitas internal
maupun masyarakat luas.
3. Penguatan Administrasi dan Pembaruan Database Umat Akhir tahun dijadikan momentum untuk menata ulang sistem administrasi dan memperbarui data keanggotaan. Langkah ini dipandang penting untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi organisasi, serta akurasi data pendukung dalam perencanaan program.
4. Malam Syukur Menyambut Tahun Baru 2026, Sebagai tradisi tahunan, Boen Tek Bio akan mengadakan malam doa dan renungan bersama. Acara yang bersifat sederhana namun sarat makna ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan satu tahun terakhir dan doa bersama untuk masa depan yang lebih baik.
5. Persiapan Agenda Besar 2026, Pengurus membentuk tim khusus yang bertugas menyiapkan agenda besar 2026, termasuk perayaan Cap Go Meh, festival budaya, serta kolaborasi lintas komunitas. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat peran Boen Tek Bio sebagai simpul kebudayaan dan ruang perjumpaan masyarakat multietnis di Tangerang.
Rapat Pengurus Lengkap ini menjadi momentum penguatan internal sekaligus penanda keseriusan Boen Tek Bio dalam menjaga keberlanjutan fungsi sosial, budaya, dan spiritualnya. Melalui pemikiran strategis yang disampaikan Ketua Ruby Santamoko, perkumpulan ini diharapkan terus menjadi ruang persatuan lintas budaya, penjaga harmoni, serta pelestari nilai-nilai kebhinekaan yang telah melekat pada sejarah Kota Tangerang.
Dengan arah baru yang lebih terstruktur, profesional, dan inklusif, Boen Tek Bio menapaki 2026 dengan visi yang lebih kokoh: menjadi pusat kebudayaan yang modern tanpa meninggalkan akar tradisinya, sekaligus mitra sosial yang aktif bagi masyarakat luas.
Rohim








