Kapolres Metro Tangerang Kota Bentuk Ojol Mart Mitra Polri: Inovasi Ekonomi dan Sinergi Kamtibmas
TANGERANG, tangrayanews.com
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., meluncurkan program inovatif Ojol Mart Mitra Polri. Program ini ditujukan bagi komunitas pengemudi ojek online (Ojol) sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi sekaligus penguatan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan sosialisasi dan pengarahan program tersebut berlangsung di Ruang Zona Integritas Polres Metro Tangerang Kota, pada Selasa (4/11/2025) pukul 17.15 WIB, dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres dan para perwakilan komunitas Ojol yang tergabung dalam Presidium Ojol Kamtibmas Polres Metro Tangerang Kota. Hadir di antaranya, Kasat Binmas AKBP Rahmat Hariyanto, Kasat Lantas AKBP Nopta Historis Suzan, S.I.K., M.Si., Ps. Kasat Intel Kompol Dody Abdurohman, S.Sos., M.Krim., serta perwakilan komunitas Ojol yakni Yudha Tirayoh (Ketua Presidium), Mei Yuni (Sekretaris), dan Budi serta Denis (Humas Presidium).
Dalam sambutannya, Kapolres Jauhari menegaskan bahwa program Ojol Mart merupakan langkah progresif Polres Metro Tangerang Kota untuk menghadirkan pendekatan humanis dan solutif di tengah dinamika masyarakat urban.
“Program Ojol Mart ini bukan sekadar wadah ekonomi, melainkan simbol sinergi antara Polri dan komunitas Ojol dalam membangun keamanan, kemandirian, serta kesejahteraan sosial,” ujar Kombes Pol Jauhari dengan nada diplomatis.
Secara konseptual, Ojol Mart dirancang sebagai ruang ekonomi mikro berbasis komunitas yang berfungsi melayani kebutuhan dasar para pengemudi Ojol. Tempat ini menyediakan fasilitas istirahat, pengisian daya ponsel, air kemasan, kopi, serta makanan ringan dengan sistem pelayanan 24 jam. Selain berfungsi ekonomi, keberadaan Ojol Mart diharapkan menjadi ruang interaksi sosial yang positif antara pengemudi Ojol dan aparat kepolisian dalam semangat kemitraan dan kebersamaan.
Kapolres Jauhari juga menuturkan, dua lokasi strategis yang akan menjadi percontohan Ojol Mart yakni area Pemda Lama, seberang Kantor Polres Lama, serta Pos Polisi Yupentek. Penempatan lokasi tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan mobilitas pengemudi, aksesibilitas, serta faktor keamanan publik.
“Kami ingin agar setiap rekan Ojol memiliki tempat singgah yang nyaman, aman, dan representatif. Di sisi lain, keberadaan Ojol Mart juga menjadi sarana komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Untuk menjamin keberlanjutan program, Kapolres menginstruksikan Kasat Lantas dan Kasat Binmas agar melakukan pendampingan administratif, pembinaan, serta fasilitasi perizinan operasional Ojol Mart. Pendekatan ini mencerminkan prinsip Polri Presisi yang menempatkan kolaborasi masyarakat sebagai pilar utama pembangunan keamanan dan kesejahteraan kota.
Di penghujung kegiatan, Kapolres beserta jajarannya bersama perwakilan komunitas Ojol melakukan peninjauan langsung ke lokasi calon pendirian warung Ojol Mart. Tinjauan ini menjadi bentuk nyata implementasi kepemimpinan partisipatif yang menekankan aspek keberlanjutan dan akuntabilitas sosial.
Program Ojol Mart Mitra Polri merupakan bentuk adaptasi Polri terhadap perubahan sosial-ekonomi di era digital. Inisiatif ini menegaskan peran kepolisian tidak semata-mata sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai agen pemberdayaan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang partisipatif, Polres Metro Tangerang Kota mengukuhkan komitmennya untuk menjadikan komunitas Ojol sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, membangun kepercayaan publik, dan menumbuhkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kota Tangerang.








