mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Polsek Benteng Tangerang Amankan Jenazah Anak di Kalipasir, Warga Diminta Melapor Jika Kehilangan Anggota Keluarga


TANGERANG, tangrwyanews.com
Suasana tenang di bantaran Sungai Cisadane, Kelurahan Kalipasir, Kecamatan Tangerang, mendadak berubah mencekam pada Rabu (4/11/2025) pukul 09.30 WIB setelah warga menemukan jenazah seorang anak mengapung di permukaan air. Peristiwa ini sontak menggugah empati dan keprihatinan mendalam masyarakat sekitar, terlebih karena hingga kini identitas bocah tersebut belum berhasil diketahui.

Menurut kesaksian warga, tubuh anak malang itu pertama kali terlihat oleh seorang pejalan kaki yang tengah melintas di tepi sungai. Menyadari adanya sosok yang tidak bergerak, saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang. Tak lama berselang, personel Polsek Benteng Kota Tangerang bersama unsur medis dan relawan kemanusiaan tiba di lokasi guna melakukan proses evakuasi dan pengamanan area.

Kapolsek Benteng Kota Tangerang, AKP Suyatno, S.H., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah awal berupa olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, serta koordinasi intensif dengan aparatur lingkungan setempat.

“Benar, telah ditemukan jenazah seorang anak di kawasan Kalipasir, Sukasari. Petugas kami telah berkoordinasi dengan RT dan RW untuk menelusuri kemungkinan adanya warga yang kehilangan anak. Namun, hingga saat ini identitas korban masih belum dapat dipastikan,” jelas  AKP Suyatno.saat diwawancarai melalui telepon whatsapp Rabu 5/11/2025.

Lebih lanjut, jenazah korban telah dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses identifikasi secara komprehensif, termasuk pemeriksaan visum et repertum guna menentukan penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan laporan dari masyarakat terkait anak hilang di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari mekanisme penyelidikan terpadu yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akurasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera menghubungi Polsek Benteng atau pihak rumah sakit apabila merasa kehilangan anggota keluarga, khususnya anak-anak, sesuai dengan ciri-ciri yang mungkin relevan dengan temuan di lapangan,” tambah Kapolsek.

Area sekitar lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi untuk mencegah kerumunan warga yang berpotensi mengganggu proses penyelidikan. Petugas Babinsa dan unsur kelurahan turut membantu menjaga situasi agar tetap kondusif. Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengungkapkan rasa duka mendalam dan berharap pihak berwenang dapat segera menemukan identitas serta keluarga korban.

Peristiwa tragis ini membuka ruang refleksi sosial yang lebih luas. Di balik kesedihan yang menyelimuti, kejadian tersebut menjadi pengingat penting tentang urgensi kewaspadaan kolektif dan tanggung jawab sosial dalam melindungi anak-anak—terutama di wilayah padat penduduk yang berdekatan dengan aliran sungai dan area berisiko tinggi.

Kepolisian menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan forensik dan pendalaman terhadap kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindak pidana. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih menunggu hasil identifikasi resmi dari tim medis RSUD Kabupaten Tangerang.

Melalui kasus ini, aparat penegak hukum tidak hanya berupaya mengungkap fakta di balik peristiwa, tetapi juga memperkuat semangat kemanusiaan dan solidaritas warga Kota Tangerang untuk lebih peduli terhadap keamanan serta keselamatan lingkungan sosialnya.

Rohim

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f