Optimalisasi Layanan Posyandu Publik di Lapas Pemuda Tangerang: Langkah Kalapas dalam Peningkatan Mutu Pelayanan
TANGERANG, tangrayanews.com
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang, Yogi Suhara, A.Md.IP., S.H., M.H.., melaksanakan kegiatan peninjauan langsung terhadap operasional Posyandu Publik yang berada di lingkungan Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memastikan implementasi layanan publik yang berkualitas, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Kegiatan peninjauan ini menjadi bukti konkret bahwa Lapas Pemuda Tangerang tidak hanya berfungsi sebagai institusi pembinaan narapidana, namun juga menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat luas secara akuntabel dan transparan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Yogi Suhara secara aktif memantau jalannya layanan publik, khususnya pada mekanisme kunjungan masyarakat yang terintegrasi dalam Posyandu Publik. Peninjauan dilakukan menyeluruh, mencakup, Sistem antrean dan registrasi pengunjung, Alur pelayanan dan penerimaan di ruang tunggu, dan juga Kondisi fasilitas umum, termasuk ruang tunggu, toilet, serta aksesibilitas bagi kelompok rentan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pelayanan berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat. Prinsip pelayanan publik harus hadir di setiap titik layanan,” tegas Yogi Suhara.Senin (25/08/2025).
Beliau juga menekankan pentingnya fasilitas pendukung dalam menunjang layanan publik yang prima. Menurutnya, kualitas sarana merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan good governance dalam pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya bersifat observatif. Kalapas turut berinteraksi langsung dengan para pengunjung, memberikan ruang dialog terbuka untuk menyampaikan saran, kritik, maupun aspirasi. Hal ini mencerminkan pendekatan partisipatif dalam penyelenggaraan layanan publik yang tidak hanya melibatkan penyedia layanan, tetapi juga pengguna layanan.
“Setiap masukan dari masyarakat menjadi sumber penting bagi evaluasi berkelanjutan. Kami percaya bahwa pelayanan publik yang ideal harus tumbuh dari kebutuhan dan harapan masyarakat itu sendiri,” ungkap Kalapas.
Kalapas Yogi Suhara menegaskan bahwa seluruh jajaran Lapas Pemuda Tangerang berkomitmen tinggi dalam menerapkan nilai-nilai pelayanan publik, yakni transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme. Langkah evaluatif seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari mekanisme quality assurance lembaga.
“Kami ingin memastikan Lapas hadir tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai institusi yang mampu memberikan layanan publik yang bermartabat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi paradigma pemasyarakatan yang lebih progresif, inklusif, dan partisipatif. Lapas Pemuda Tangerang berupaya menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat memainkan peran strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang terbuka dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, Posyandu Publik di Lapas Pemuda Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi titik layanan teknis, tetapi juga simbol dari komitmen Lapas dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pelayanan prima di tengah masyarakat.
Rohim








