mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kakorlantas Pastikan Kesiapan Pengamanan Nasional Jelang HUT RI ke-80: 7.000 Personel Diterjunkan


JAKARTA, tangrayanews.com
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memantapkan strategi pengamanan nasional menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 melalui pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh unsur pengamanan memahami skenario, peran, serta tanggung jawabnya dalam rangkaian kegiatan kenegaraan berskala besar tersebut.

TFG yang dipimpin langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Komjen Pol. Akhmad Wiyagus, digelar di Aula Gedung BPMJ Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri, jajaran Polda Metro Jaya, serta seluruh komponen satuan tugas terkait.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.I.K., M.Hum., selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Operasi Merdeka Jaya, menegaskan bahwa Polri telah menyiapkan 7.000 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80 yang akan berlangsung pada 15–17 Agustus 2025.

“Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya siap mengamankan seluruh kegiatan, mulai dari jalur VVIP, tamu undangan, hingga area publik seperti Monas, Jalan MH Thamrin, Sudirman, dan Istana Negara,” ujar Irjen Agus. Kamis (14/8/2025)

Selain itu, pengamanan juga mencakup Sidang Tahunan MPR serta pidato kenegaraan Presiden di Kompleks DPR/MPR, dengan pengerahan sekitar 2.800 personel tambahan. Setiap titik strategis telah dilengkapi dengan pengendali lapangan (padal) dan perwira pengawas.

Mengantisipasi lonjakan pengunjung dan peningkatan intensitas lalu lintas di pusat ibu kota, Irjen Agus menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas serta pengalihan arus kendaraan telah disusun secara terstruktur, berdasarkan hasil analisis potensi kemacetan dan data traffic accounting di lokasi kegiatan.

“Kami telah memetakan seluruh potensi kepadatan arus lalu lintas. Oleh karena itu, skema pengalihan dan pengaturan lalu lintas sudah kami koordinasikan dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan TFG, Polri mengintegrasikan seluruh unsur taktis melalui delapan Satuan Tugas (Satgas), seperti:

* Satgas Preventif
* Satgas Preemtif
* Satgas Kamseltibcarlantas (Keamanan,
   Keselamatan, Ketertiban dan
   Kelancaran Lalu Lintas)
* Satgas Gakkum (Penegakan Hukum)
* Satgas Tindak
* Satgas Anti Teror
* Satgas Humas
* Satgas Banops (Bantuan Operasi).

Setiap satuan tugas memiliki peran terukur dalam skema pengamanan, baik secara preventif, responsif, hingga penindakan khusus apabila situasi darurat terjadi.

Irjen Agus menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa HUT RI ke-80 merupakan momentum bersejarah yang membutuhkan koordinasi maksimal lintas instansi. Oleh karena itu, Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi pendekatan humanis dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen bangsa agar rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-80 dapat berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan,” pungkasnya.

Operasi Merdeka Jaya 2025 merupakan wujud nyata keseriusan negara dalam mengawal stabilitas nasional dan kehormatan simbolik negara. Di tengah dinamika sosial-politik yang terus berkembang, keberhasilan pengamanan momentum kenegaraan seperti HUT RI menjadi tolok ukur kapasitas institusi negara dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan wibawa bangsa.

 

Rhm

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f