mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Jumat Berkah Marnit Labuan Bajo: Representasi Humanisme Institusional Polri pada Komunitas Pesisir


LABUAN BAJO, tangrayanews.com
Kepedulian institusional Kepolisian Republik Indonesia terhadap komunitas maritim kembali tercermin dalam kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar oleh Markas Unit Polisi Perairan (Marnit) Labuan Bajo. Inisiatif yang berlangsung pada Jumat (1/8) pukul 11.00 WITA ini menghadirkan distribusi tali asih dari Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., kepada para nelayan yang beraktivitas di kawasan perairan Labuan Bajo.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., dalam sebuah kegiatan lapangan yang dikemas secara humanis dan penuh nuansa kekeluargaan. Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako, bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI, serta jaket pelampung (life jacket) sebagai sarana pendukung keselamatan kerja nelayan.

Kegiatan ini juga mencakup edukasi keselamatan laut, sebagai bagian dari pendekatan preventif Polairud terhadap risiko kerja nelayan. Personel Marnit Labuan Bajo secara aktif menyampaikan imbauan keselamatan, dengan menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan standar serta kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan “Jumat Berkah” melibatkan unsur operasional dari KP. P. Padar 3018, KPC. 2007, dan KP. 2006, serta didukung dengan alat utama (alut) berupa Kapal Patroli Cepat KPC-2007 dan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) Intercept 03.

Kepala Kepolisian Daerah NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi konkret dari filosofi kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti komunitas nelayan.

“Program Jumat Berkah bukan sekadar distribusi logistik, melainkan representasi dari kehadiran Polri yang berwajah empatik dan solutif. Tali asih ini diharapkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi momentum edukatif dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan pesisir,” ujar Kombes Pol Henry dalam keterangannya, Minggu (3/8).

Kegiatan ini berlangsung aman, lancar, dan diterima dengan antusias oleh masyarakat nelayan setempat. Pendekatan partisipatif yang dijalankan oleh jajaran Ditpolairud menunjukkan bahwa strategi keamanan berbasis komunitas (community policing) dapat diperkuat melalui program-program sosial yang memiliki nilai keberlanjutan.

Dengan semangat kolaboratif dan integritas pelayanan publik, Jumat Berkah tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan strategi implementatif Polri dalam menjalin kedekatan sosial sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan negara.

 

Rhm

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f