mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polri atas Keberhasilan Ungkap Kematian Diplomat Kemlu


JAKARTA, tangrayanews.com
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Habiburokhman, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus kematian seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39 tahun).

Dalam pernyataannya pada Kamis (31/7/2025), Habiburokhman menilai bahwa proses pengungkapan kasus tersebut telah dilakukan secara komprehensif dan transparan. Ia menyebut bahwa penanganan perkara ini menunjukkan pencapaian penting dalam pelaksanaan prinsip-prinsip penyidikan ilmiah oleh aparat penegak hukum.

“Sebagai Ketua Komisi III DPR, kami mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya jajaran Polda Metro Jaya, yang berhasil mengungkap secara terang dan jelas penyebab kematian diplomat muda tersebut,” ujar Habiburokhman.

Lebih lanjut, ia menyoroti penerapan metode scientific crime investigation dalam proses penyidikan sebagai langkah maju dalam peningkatan profesionalisme institusi kepolisian. Pendekatan multidisipliner yang melibatkan berbagai ahli forensik dan medis dinilai memberikan kejelasan kepada publik serta memperkuat integritas proses hukum.

“Dari fakta-fakta yang dipaparkan, kami menyimpulkan bahwa penyidik telah bekerja secara hati-hati, penuh ketelitian, dan menjunjung tinggi kaidah-kaidah penyidikan profesional,” imbuhnya.

Habiburokhman juga mengapresiasi sikap kehati-hatian penyidik yang memilih untuk tidak terburu-buru menutup kasus, meskipun indikasi awal menunjukkan bahwa tidak ada keterlibatan pihak ketiga dalam kematian ADP. Ia menilai sikap tersebut mencerminkan pemahaman mendalam terhadap asas-asas hukum pidana, khususnya dalam hal pembuktian yang menyeluruh dan tak terbantahkan.

“Sikap penyidik yang masih membuka ruang penyidikan meski telah ditemukan sejumlah fakta kunci, mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam proses penegakan hukum. Ini menandakan bahwa Polri tidak gegabah dalam menarik kesimpulan sebelum semua bukti dikaji secara final,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

Kasus kematian ADP sebelumnya menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Namun, dengan hadirnya temuan investigatif yang didasarkan pada pendekatan ilmiah, penyidik berhasil menyajikan narasi hukum yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis maupun akademik.

Red

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f