Sinergi di Tengah Malam: 228 Personel Gabungan Amankan Kota Tangerang dari Ancaman Kriminalitas”
TANGERANG, tangrayanews.com
Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Metro Tangerang Kota di bawah komando Kapolres Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, melaksanakan patroli skala besar pada malam Minggu (27/7), sebagai strategi antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah hukumnya.
Patroli ini melibatkan 228 personel gabungan dari lintas institusi, termasuk unsur Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senkom Mitra Polri, serta Pokdarkamtibmas, yang disebar ke sejumlah titik yang telah diidentifikasi sebagai wilayah rawan kriminalitas. Area prioritas meliputi Taman Elektrik Puspemkot Tangerang, Alun-Alun Ahmad Yani, serta sejumlah lokasi dengan potensi konsentrasi kerumunan dan aktivitas masyarakat tinggi di akhir pekan.
Dalam keterangannya kepada media, Kombes Jauhari menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli ini merupakan bentuk cipta kondisi terukur dan terarah, yang tidak hanya bersifat preventif dalam merespons kerawanan, tetapi juga preemtif dalam membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat.
“Kegiatan ini kami gelar secara rutin, terutama pada malam Minggu yang kami petakan sebagai waktu dengan indeks potensi gangguan tertinggi, seperti tawuran, balap liar, premanisme, hingga aktivitas kelompok bermotor yang berisiko,” ujar kombes Jauhari,minggu 27/72025 dini hari.
Menurutnya, operasi ini mengedepankan pendekatan humanis dalam interaksi dengan masyarakat, sambil tetap memegang prinsip zero tolerance terhadap pelaku kriminalitas, terlebih jika menyangkut kejahatan yang membahayakan keselamatan jiwa.
“Kami tidak akan kompromi terhadap pelaku kekerasan atau tindak pidana yang merugikan nyawa. Penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan tegas,” tegasnya.
Di luar pendekatan represif, Polres Metro Tangerang Kota juga mengimplementasikan berbagai program preemtif-edukatif seperti Goes to Campus, Ngopi Kamtibmas, hingga patroli door to door yang bertujuan untuk membangun komunikasi langsung dengan komunitas warga.
“Melalui dialog yang terbuka dan edukatif, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya sendiri. Keamanan bukan semata tugas aparat, tetapi hasil dari kolaborasi semua pihak,” tutur Jauhari.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, serta melaporkan secara cepat setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110.
“Polri siap 24 jam. Kami mengajak warga untuk tidak ragu melapor jika menjadi korban atau mengetahui potensi tindak pidana. Respons cepat adalah kunci utama pencegahan,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari tata kelola berbasis kinerja, Kapolres menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas pelaksanaan patroli, baik dari aspek pemetaan titik rawan, pola pergerakan pasukan, hingga kualitas interaksi sosial antara petugas dan masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan model keamanan kota yang adaptif terhadap dinamika sosial, serta berbasis pada prinsip kewaspadaan kolektif, responsif, dan partisipatoris.
“Kami harapkan sinergi yang semakin erat antara masyarakat dan aparat, sehingga visi kota aman dan humanis dapat terwujud secara berkelanjutan,” pungkas Kapolres.
Rhm








