Implementasi Kebijakan Pendidikan Gratis bagi SMA Swasta di Provinsi Banten: Kota Tangerang sebagai Model Percontohan
TANGERANG, tangrayanews.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi meluncurkan program pendidikan gratis bagi 811 Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di seluruh wilayah Banten. Langkah ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala faktor ekonomi. Sebagai wilayah percontohan, Kota Tangerang menjadi pionir dalam implementasi program ini, mengingat kota tersebut telah terlebih dahulu menerapkan kebijakan sekolah gratis di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program ini diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, yang diperingati pada Jumat, 2 Mei 2025, di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang. Dalam acara tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni, juga meresmikan angkutan gratis bagi pelajar Kota Tangerang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa Kota Tangerang telah menjadi contoh keberhasilan bagi Provinsi Banten dalam menerapkan kebijakan sekolah gratis. Kota Tangerang sendiri telah menjalankan program ini selama bertahun-tahun, dengan lebih dari 30 ribu siswa di sekolah swasta yang mendapatkan pembiayaan penuh dari pemerintah daerah.
“Kota Tangerang merupakan percontohan beberapa program pendidikan di Provinsi Banten, salah satunya kebijakan sekolah swasta gratis yang telah berjalan bertahun-tahun. Pemerintah telah membiayai lebih dari 30 ribu siswa, dan keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi kebijakan tingkat provinsi,” ungkap Gubernur Andra Soni dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peluncuran program pendidikan gratis ini mencakup berbagai jenjang pendidikan di Provinsi Banten, yakni 475 SMA, 651 SMK, dan 111 Sekolah Khusus (SKh) swasta, yang akan mendapatkan pembiayaan penuh dari pemerintah.
“Pada Hari Pendidikan Nasional ini, kami resmi meluncurkan program sekolah gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta di Provinsi Banten, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga,”* sambungnya.
Keberhasilan Kota Tangerang dalam menerapkan kebijakan pendidikan gratis juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam mengembangkan sektor pendidikan.
“Saya sepakat bahwa dalam membangun pendidikan, kita harus bergerak bersama. Pendidikan swasta gratis ini bukan hanya untuk kemajuan Kota Tangerang, tetapi juga untuk kesejahteraan seluruh masyarakat di Provinsi Banten,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menyampaikan bahwa program sekolah swasta gratis di Kota Tangerang telah berjalan sejak 2023, dengan cakupan 146 sekolah terdiri dari 73 SD swasta dan 73 SMP swasta.
“Kami merasa terhormat bahwa program yang dirintis di Kota Tangerang kini dapat menjadi inspirasi bagi kebijakan pendidikan di tingkat Provinsi Banten. Ini adalah bukti bahwa kerja sama dan inovasi daerah dapat berdampak luas bagi masyarakat,” jelas Jamaluddin.
Diharapkan, dengan diterapkannya program pendidikan gratis di SMA swasta, angka partisipasi sekolah di Kota Tangerang serta di seluruh wilayah Banten dapat meningkat secara signifikan. Kebijakan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai hak dasar bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak di Kota Tangerang untuk tidak menyelesaikan pendidikan hingga 12 tahun. Pemerintah telah menggratiskan seluruh akses pendidikan dari SD hingga SMA, bahkan transportasi untuk pelajar juga sudah digratiskan,” pungkas Jamaluddin.
Peluncuran program pendidikan gratis tidak hanya menjadi pencapaian besar bagi Kota Tangerang, tetapi juga bagi Provinsi Banten secara keseluruhan. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan sistem pendidikan di Banten semakin inklusif, berkualitas, dan mampu mencetak generasi muda yang kompetitif dan siap menghadapi masa depan.
Rohim








