mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

3.846 Perkara Ditangani Sepanjang 2025 Polres Metro Tangerang Kota Catat Kenaikan Signifikan Kejahatan Digital


TANGERANG, tangrayanews.com
Polres Metro Tangerang Kota mencatat kinerja penegakan hukum yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2025. Dalam Rilis Akhir Tahun 2025, kepolisian mengungkap telah menangani 3.846 perkara atau crime clearance, dengan salah satu capaian terbesar berasal dari pengungkapan kasus narkoba yang naik 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Data tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun yang digelar di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (31/12/2025).

Kapolres menjelaskan, peningkatan jumlah perkara pada 2025 sejalan dengan meningkatnya laporan masyarakat, khususnya terkait kejahatan berbasis media sosial seperti penipuan digital.

“Kesadaran masyarakat untuk melapor semakin tinggi. Ini berdampak pada peningkatan crime total, namun juga diimbangi dengan peningkatan penyelesaian kasus oleh penyidik,” ujar Kapolres.

Sepanjang 2025, jajaran Polres Metro Tangerang Kota berhasil menyelesaikan ribuan perkara, baik kejahatan konvensional maupun tindak pidana yang tergolong serius.

Pengungkapan kasus narkoba menjadi perhatian utama Polres Metro Tangerang Kota, terutama pada periode Juli hingga Desember 2025. Fokus penindakan diarahkan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat keras tertentu yang banyak menyasar kalangan remaja.

Berdasarkan data kepolisian, pengungkapan kasus narkoba meningkat dari 144 kasus pada 2024 menjadi 253 kasus di 2025, atau naik sekitar 51 persen.

“Narkoba dan minuman keras menjadi pemicu utama kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas. Karena itu pemberantasannya kami jadikan prioritas,” tegas Kapolres.

Seiring peningkatan pengungkapan, jumlah barang bukti narkotika yang disita juga mengalami kenaikan signifikan.

Di bidang lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota mencatat adanya dinamika kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025. Tingginya volume kendaraan, khususnya angkutan berat, serta keterbatasan infrastruktur jalan menjadi faktor utama.

Selain itu, penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) turut memengaruhi peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas. Minimnya penilangan manual juga berdampak pada perilaku sebagian pengendara.

Ke depan, kepolisian akan mengombinasikan ETLE dan penindakan manual selektif, terutama untuk pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan bonceng lebih dari satu orang.

Sepanjang tahun 2025, Polres Metro Tangerang Kota juga menangani sejumlah kasus menonjol, di antaranya penemuan mayat di dalam tong di wilayah Kalijaga dan peristiwa tenggelam di Sungai Kendal.

Kapolres menegaskan bahwa seluruh kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan pendekatan scientific investigation, termasuk pemeriksaan saksi, keterangan ahli, dan uji forensik.

“Penentuan suatu peristiwa sebagai pembunuhan atau kecelakaan tidak bisa dilakukan secara cepat tanpa bukti hukum,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus curanmor, tindak pidana yang melibatkan warga negara asing, serta kasus pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi yang turut disertai pengungkapan jaringan narkoba hingga ke tingkat bandar.

Rilis Akhir Tahun 2025 ini menjadi bentuk transparansi Polres Metro Tangerang Kota kepada publik sekaligus wujud komitmen Polri dalam meningkatkan profesionalisme, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang presisi.

Menutup kegiatan, Kapolres Metro Tangerang Kota menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta menegaskan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Tangerang.

 

 

Rhm

Berita Terkait

Top
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f